Artikel yang aku dapat dari koran Jawa Pos ini layak banget aku taruh di blogq coz para zionis itu benar2 biadab!!!!! beraninya ama orang2 yang lemah, dasar mereka semua emang pengecut!!! nyerang orang yang lemah tanpa senjata apalagi korbannya banyak anak-anak (aku suka banget ama anak kecil jadi berita ini buat aku emosi), liat ajah suatu saat ALLAH SWT akan membalas perbuatan mereka yang pengecut.

Israel Giring Warga Palestina ke Rumah lalu Dibantai Masal
30 Tewas, PBB Anggap Insiden Paling Tragis
GAZA-Kebiadaban pasukan Israel terus terungkap. Kemarin, giliran PBB yang membongkar pembantaian yang dilakukan militer Negeri Zionis itu di sebuah rumah di Zeitun, dekat Kota Gaza, berdasarkan keterangan beberapa saksi korban yang selamat dari insiden itu.
Seperti dilansir AFP, dengan dalih ingin menyelamatkan, 110 warga sipil Palestina di digiring masuk ke rumah itu. Namun, misi heroik itu hanyalah topeng. Sehari kemudian, serdadu Israel malah memberondongkan peluru senjata otomatis ke tengah massa yang meringkuk di rumah tersebut. Buntutnya pun otomatis mengerikan. 30 orang tewas seketika.
”Berdasar sejumlah kesaksian, pada 4 Januari, serdadu Israel mengevakuasi sekitar 110 warga Palestina ke sebuah rumah di Zeitun (setengahnya anak-anak) dan mengatakan agar tak kemana-mana. Dua puluh empat jam kemudian, serdadu Israel menembak rumah tersebut berulangkali, menewaskan setidaknya 30 orang,” kata seorang pejabat PBB kepada Agence France-Presse.
Menurut lembaga PBB untuk bantuan kemanusiaan, OCHA, sepanjang 13 hari serangan Israel hingga kemarin, kejadian itulah yang paling tragis. Bila serangan Israel masih tetap berlanjut dan tak ada satu kekuatan pun yang dapat menghentikan agresi Israel ke Gaza, daftar insiden paling tragis dipastikan akan terus bertambah.
Berdasar catatan OCHA, warga sipil yang berhasil lolos, berlari menyelamatkan diri menuju jalan raya bahkan sambil membawa korban luka-luka yang masih mungkin diselamatkan nyawanya.
“Mereka yang selamat berjalan sejauh dua kilometer ke Jalan Salah Ed Din sebelum diangkut ke rumah sakit oleh kendaraan warga sipil lain. Ada tiga anak-anak, yang paling muda berusia lima bulan dan meninggal begitu tiba di rumah sakit,” kata sumber internal OCHA.
Salah seorang yang selamat dari pembantaian itu, Meysa Fawzi al Samuni, 19, menjelaskan, yang menyuruh dia dan para warga Zeitun lainnya masuk rumah itu adalah dua tentara Israel.
“Kedua tentara itu kemudian pergi. Setelah itu atap rumah ditembaki dengan misil. Melihat intensitasnya, saya pikir tembakan itu berasal dari pesawat F-16,” kata Al Samuni seperti dikutip B’Tselem, organisasi kemanusiaan dan hak asani manusia yang berbasis di Israel.
“Setelah semua bagian rumah runtuh, saya melihat 20-30 orang tewas. Yang luka-luka masih banyak yang tertinggal di rumah itu,” lanjutnya.
Israel mengaku tak tahu-menahu tentang insiden tersebut. Mereka menyatakan bakal melakukan investigasi mengenai keabsahan kesaksian korban. ”Dari pemeriksaan inisial, kami sama sekali tak tahu-menahu tentan insiden ini. Kami telah memulai penyidikan tapi masih belum tahu hasilnya,” kata Avital Leibovich, juru bicara militer Israel. (ape/ttg)
Tuh kan udah pengecut munafik pula, layak tuh di bakar di neraka jahanam….AMIN



yes yes
yes yes pertamax
wedew di moderasi
*batal pertamax
astagfirullahh *ngelus dada*
semoga ALLAH membalas mereka dengan balasan yang jauh lebih dasyat, amiin.
serta digolongkan mereka yang meninggal akibat kekejian israel bangS*T, sebagai golongan orang2 yang mati sahid, amiin.
Setuju Ross….
Israel emang dari awal gitu kok sifat aslinya…
sama kayak kita bilang maling kok mencuri?
GANYANG ISRAEL !!!!!!!!!!!!!!
salam kenal dari Pangeran Solo Cungkring…